Tampilkan postingan dengan label reflection. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reflection. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Oktober 2010

.refleksi diri.

Wahai aku, lihatlah dirimu

Jejak yang tertinggal

Apakah baik atau tak berarti banyak

Begitu besar ambisi ini

Ingin semua berubah, menjadi yang terbaik

Begitu perfeksionisnya diri ini

Melebihkan ego sendiri,

Dan semua orang harus menuruti

Bukankah seperti itu, hanya ulah anak kecil ?

Aku mengangguk.

Mulailah menerima apa adanya

Kau tahu. Bukan berarti apa yang menurutmu baik

Adalah kebaikan untuk orang banyak

Mulailah mensyukuri apa yang diberi

Walaupun hanya bertindak pasif

Bukan berarti tak dianggap sama sekali

Bukan berarti kau harus menguasai segalanya

Itu terlalu ambisius !

Setiap orang dilahirkan dengan bagiannya tersendiri !

Setiap orang punya peran tersendiri dalam hidup ini.

Cari peranmu !

Jadi dirimu.Jati dirimu !

Aku harus seperti apa ,

dan menjadi apa ?

Banyak keinginan bukan berarti harus memiliki segalanya

Kau hanya perlu berdiri dan jalani peranmu sebaik-baiknya.

Selasa, 29 Juni 2010

Nasihat Rasulullah pada Abu Dzar Al Ghifari



Ada perbincangan menarik antara Rasulullah saw dengan salah seorang sahabat yang bernama Abu Dzar Al Ghifari. Saat itu ,Abu Dzar meminta Rasulullah saw. Untuk menasihatinya.

“ Ya Rasulullah, berwasiatlah kepadaku.”
Rasulullah bersabda ,” Aku wasiatkan kepadamu untuk bertakwa kepada Allah, karena takwa adalah pokok segala urusan.”
“Ya Rasulullah, tambahhkanlah. “ pinta Abu Dzar kembali.
Hendaklah Engkau senantiasa membaca Al Quran dan berzikir kepada Allah Azza wa Jalla, karena hal itu merupakan cahaya bagimu di bumi dan simpananmu di langit.”
“ Ya Rasulullah , tambahkanlah .”
Janganlah engkau banyak tertawa ,karena banyak tertawa itu aka mematikan hati dan menghilangkan cahaya di wajah.
“Lagi, ya Rasulullah ! “
Hendaklah engkau pergi berjihad. “
“Lagi, ya Rasulullah !”
Cintailah orang-orang miskin dan bergaullah dengan mereka.”
“Tambahilah lagi !”
Katakanlah yang benar walaupun pahit akibatnya!”
“Tambahilah lagi untukku !”
Hendaklah engkau sampaikan kepada manusia, tentang apa yang telah engkau ketahui dan mereka belum mendapatkan apa yang engkau sampaikan. Cukup sebagai kekurangan bagimu jika engkau tidak mengetahui apa yang telah diketahui manusia dan engkau membawa sesuatu yang telah mereka dapati (ketahui).”

Kemudian Rasulullah mengusapkan tangannya ke dada sahabatnya tersebut seraya bersabda, “ Wahai Abu Dzar, tidaklah ada orang yang berakal sebagaimana orang yang mau bertadabbur (berpikir), tidak ada wara’ sebagaiamana orang yang menahan diri (dari meminta-minta) , tidaklah disebut menghitung diri sebagaimana orang yag baik akhlaknya." (HR. Muslim)


Minggu, 11 April 2010

Just The Little Words



Saudaraku....

Setiap orang pasti mempunyai masalah terberatnya masing-masing
Apapun yang kita alami saat ini , tetaplah berdiri dan hadapi
Jangan pernah menyerah pada keadaan,
Jika ingin mengeluh, keluarkanlah semua keluhan..tapi pada tempat yang tepat
Jika butuh nasehat, mintalah pada orang yang sekiranya bisa memberikan solusi yang benar
Tapi ingat Saudaraku..
yang bisa menyelesaikan masalah kita sendiri adalah diri kita sendiri
Sebaiknya janganlah terlalu mengandalkan orang lain..
Cukuplah mereka sebagai penyemangat..
dan jadikanlah semangat terbesar kita adalah Allah SWT.

Ketika kita merasa sendirian...
Kehilangan sahabat dan orang yang dipercaya...
Kecewa dengan banyaknya hal yang negatif..
Jenuh dengan semua masalah..
Lelah terus memendam amarah..
Merasa tak ada yang bisa diandalkan, tak ada figur yang bisa dijadikan teladan..
Bangkitlah ,Kawan !!!

Syukurilah bahwa kita masih diberikan ujian,,
bahwa ternyata hanya Dia yang takkan pernah menghilang..

Seringkali kita merasa yang paling benar,
tapi belum tentu orang lain berpendapat sama.
Seringkali kita menyalahkan orang lain, membicarakan kejelekannya, dan juga memperolok..
Tapi, sadarkah Kawan ??
Ternyata kitalah yang lebih salah daripada mereka yang diperolok..
Tegurlah Saudara kita,,
secara langsung,,agar lebih bermakna..

Keep Hamasah !!
Perjalanan dakwah memang penuh liku dan ujian..
Perjalanan hidup akan penuh hikmah dan pelajaran.
Perjalanan hati butuh keistiqomahan dan keikhlasan..
Sekelumit perjalanan ini hanya sebagian kecil,,
dari semua hal yang harus kita lewati..

Semoga Allah selalu melindungimu,,Saudaraku..
memberikan hidayahNya pada kita semua,,
selalu menuntun pada jalanNya dan mempereratkan ukhuwah..
amiin.

*for my sisters & brothers 'pendampingspectrums'

*ana uhibbukum fillah*





.

Minggu, 24 Agustus 2008

Poem For Someone

Aku Ingin Tahu
-Camelia Bader-
Bila Nabi Muhammad mengunjungimu
Barang sehari atau dua
Bila ia datang tak disangka-sangka
Aku ingin tahu apa yang akan kau lakukan!
Oh, aku tahu kau akan menyediakan ruangan
yang terbaik
Bagi seorang tamu yang terhormat

Dan semua makanan yang kau
Hidangkan padanya
Adalah makanan yang terlezat
Dan kau akan terus meyakinkannya,
Bahwa kau senang dikunjunginya ,
Bahwa melayaninya di rumahmu sendiri
Adalah suatu kebahagiaan tiada
bandingannya

Tetapi.... apabila kau melihatnya datang,
Akankah kau menemuinya di pintu
Dengan tangan terulur menyambut
Tamumu nan surgawi?

Atau… akankah kau mengganti pakaianmu
Sebelum kau menyilakannya masuk ?
Atau menyembunyikan majalah-majalah
Dan mengedepankan Al Quran ?
Masih akankah kau menonton film-film tak
Senonoh yang ditayangkan pesawat Tv-mu?
Dan membaca buku-buku yang kau baca?
Dan membiarkannya mengetahui
segala sesuatu
Yang mengisi pikiran dan semangatmu?
Akankah kau mengajak Nabi bersamamu,
Ke mana pun kau pergi ?
Atau, akankah kau, mungkin,
Mengubah rencanamu
Untuk berangkat sehari dua ?

Akankah kau gembira memperkenalkannya
Kepada kawan-kawan karibmu?
Atau akankah kau berharap
Mereka akan menjauh
Sampai kunjungannya usai?
Akankah kau senang bila ia tinggal denganmu
Untuk selama-lamanya
Atau, akankah kau merasa lega dengan
Kelegaan yang besar
Apabila akhirnya ia pergi?

Barangkali menarik juga mengetahui
Segala apa yang akan kau lakukan
Bila Nabi Muhammad datang secara pribadi
untuk menghabiskan beberapa saat
bersamamu !
Sumber : buku Rasul Emang Genius

Senin, 18 Agustus 2008

Buka Mata dan Lihatlah !

Sejenak coba pikirkan tentang hal-hal yang dilakukan saat bangun di pagi hari. Pertama-tama bukalah mata, bernapaslah dengan teratur, renggangkanlah otot-otot , kemudian berdiri dan berjalanlah, setelah itu, makan dan kenakanlah pakaian. Selanjutnya kita bisa berbicara dengan orang-orang yang ada di sekitar kita dan mendengarkan apa yang mereka katakan kepada kita.Kemudian , pergilah keluar atau lihatlah keluar jendela.Saat itu langit biru cerah, indah sekali ketika kita melihat sehelai daun yang jatuh. Kemudian kita merasakan kehangatan sinar matahari dan hembusan angin yang menerpa wajah kita. Ada banyak orang di jalanan, sedang berjalan kaki ataupun mencoba menuju suatu tempat. Singkatnya, satu lagi lembaran hari mulai bergulir di hadapan kita. Apa yang kita lihat dan dengar hanyalah hal yang biasa terjadi sehingga kita tidak merasa perlu berpikir secara sadar dan penuh perenungan tentang semua itu.
Sekarang cobalah berpikir dengan cara lain.Anggaplah kita selama ini tinggal dalam sebuah ruangan yang benar-benar kosong dan tertutup. Sampai-sampai tidak ada satu jendela kecil pun untuk melihat keluar. Kamar ini hanya dilengkapi dengan sejumlah kecil perabotan sederhana dan makanan yang hanya cukup untuk kebutuhan dasar kita saja. Pendek kata , kita diisolasi.
Kemudian bayangkan setelah bertahun-tahun di dalam ruangan tersebut, kita dibawa keluar dan melihat dunia luar untuk pertama kali. Dalam keadaan itu, apa yang akan kita pikirkan tentang dunia ini ?
Luasnya pemandangan yang kita lihat, adanya cahaya, kehangatan sinar matahari yang menerpa wajah kita, warna langit yang biru cerah dan awan yang putih murni. Kerlap-kerlip bintang yang muncul di malam hari, pegunungan yang menjulang tinggi ke langit dengan segala keperkasaannya, pepohonan hijau dan bunga beraneka warna dengan harumnya yang semerbak. Saat kita menyaksikan semua itu, tentu akan terpesona. Setiap hal baru yang kita lihat dan setiap penggalan informasi yang kita pelajari membangkitkan semangat baru dalam hidup kita. Kita mempelajari sebab-musabab dan asal-usul segala sesuatu. Kita pun belajar bahwa setiap tambahan pengetahuan yang didapatkan menjadikan kita semakin mampu memahami keagungan ini.
Selain itu, saat kita menyadari bahwa apa yang telah kita pelajari hanyalah merupakan sebagian kecil saja dari seluk beluk kehidupan ini. Kita juga akan tahu bahwa ada makhluk yang tidak dapat kta lihat dan ada suara-suara yang tidak dapat kita dengar. Itu semua akan menimbulkan rasa takjub dalam diri kita.
Sumber : buku 99 ideas for happy teens
Jadi, jalanilah hidup ini dengan penuh semangat . Bersyukurlah kita masih bisa membuka mata dan menjalani rutinitas kehidupan kita sehari-hari. Renungkan secara sadar apapun yang kita lakukan walaupun itu hal yang sudah biasa terjadi. Tapi, dengan cara itulah kita bisa benar-benar bersyukur dan menikmati hidup yang diberikan Allah SWT.